Baiklah pada blog
kali ini saya ingin menjelaskan tentang model fuzzy sugeno dan model fuzyy
tsukamoto dan beserta contoh kasus dari model fuzzy sugeno.
1. Sistem inferensi fuzzy metode Takagi-Sugeno-Kang (TSK)
Fuzzy metode
sugeno merupakan metode inferensi fuzzy untuk aturan yang direpresentasikan
dalam bentuk IF-THEN, dimana output (konsekuen) sistem tidak berupa himpunan
fuzzy, melainkan berupa konstanta atau persamaan linear (kusumadewi, 2002:98).
Metode ini diperkenalkan oleh Takagi-Sugeno Kang pada tahun 1985. Model sugeno
menggunakan fungsi keanggotaan singleton yaitu fungsi
keanggotaan yang memiliki derajat keanggotaan 1 pada suatu nilai crisp tunggal
dan 0 pada suatu nilai yang lain.
Metode Takagi-Sugeno-Kang
(TSK) merupakan metode inferensi fuzzy untuk aturan yang direpresentasikan
dalam bentuk IF – THEN, dimana output atau konsekuen sistem tidak berupa
himpunan fuzzy, melainkan berupa konstanta atau persamaan linear. Metode ini
diperkenalkan oleh Takagi-Sugeno Kang pada tahun 1985. (Mariyansari, et al,
2009) Penalaran dengan metode Sugeno hampir sama dengan penalaran Mamdani,
hanya saja output atau konsekuensi sistem tidak berupa himpunan fuzzy,
melainkan berupa konstanta atau persamaan linear (Kusumadewi, et al, 2010).
Metode ini diperkenalkan oleh Takagi Sugeno Kang pada tahun 1985. Sehingga
metode ini sering juga dikenal dengan nama TSK. Aturan fuzzy pada model Sugeno
biasanya diwujudkan dalam susunan : JIKA x adalah A dan y adalah B maka z = f(x,y)
yang mana A dan B adalah
himpunan fuzzy pada anteseden, dan z = f(x,y) merupakan fungsi crisp pada
konsekuen. f(x,y) polinomial pada variabel masukkan x dan y, tetapi dapat
berupa fungi. Jika f(x,y) polinomial orde 1 maka hasil dari sistem inferensi
fuzzy disebut model fuzzy Sugeno orde 1. Ketika f merupakan konstanta maka
sistem inferensi disebut model Sugeno orde 0. Ilustrasi sistem fuzzy
model sugeno dapat dilihat pada gambar
Gambar
Deffuzifikasi Metode Sugeno
Model Sugeno
menggunakan fungsi keanggotaan Singleton yaitu fungsi keanggotaan yang memiliki
derajat keanggotaan 1 pada suatu nilai crisp tunggal dan 0 pada nilai crisp
yang lain. Model Sugeno terdiri dari dua Orde, yaitu ;
a. Model fuzzy Sugeno Orde-Nol
Secara umum bentuk model fuzzy Sugeno Orde Nol adalah: IF (x1 is A1) o (x2
is A2) o ... o (xN is AN) THEN z = k Dengan Ai adalah himpunan fuzzy ke-i sebagai
anteseden dan k adalah suatu konstanta sebagai konsekuen.
b. Model fuzzy Sugeno Orde-Satu
Secara umum bentuk model fuzzy Sugeno Orde-Satuadalah : IF (x1 is A1) o (x2 is A2) o ... o (xN
is AN) THEN z = p1*x1+ p2*x2+ … +pN *xN+ q Dengan Ai adalah himpunan
fuzzy ke-i sebagai anteseden dan pi adalah suatu konstanta ke i dan q juga merupakan konstanta dalam
konsekuen.
2. Model
Fuzzy Tsukamoto
Metode fuzzy
Tsukamoto merupakan perluasan dari penalaran monoton. Pada metode Tsukamoto,
setiap konsekuen pada aturan yang berbentuk IF-THEN harus direpresentasikan
dalam suatu himpunan fuzzy dengan fungsi keanggotaan monoton (Kusumadewi, et
al, 2010). Nilai hasil pada konsekuen setiap aturan fuzzy berupa nilai crisp
yang diperoleh berdasarkan fire strength pada antiseden-nya. Keluaran sistem
dihasilkan dari konsep rata-rata terbobot dari keluaran setiap aturan fuzzy.
Ilustrasi sistem fuzzy metode Tsukamoto dapat dilihat pada gambar
Gambar
Deffuzifikasi Metode Tsukamoto
Misal
terdapat 2 variabel masukkan, yaitu x dan y serta sebuah variabel keluaran
yaitu z.
Variabel x
terbagi atas 2 himpunan A1 dan A2, variabel y terbagi atas 2 himpunan B1 dan
B2, dan variabel keluaran y terbagi atas 2 himpunan C1 dan C2.
Jika
terdapat 2 aturan fuzzy :
JIKA x
adalah A1 dan y adalah B1 MAKA z adalah C1
JIKA x
adalah A2 dan y adalah B2 MAKA z adalah C2
α-predikat untuk aturan pertama
adalah w1 dan α-predikat untuk aturan ke dua adalah w2. Dengan penalaran
monoton di dapat keluaran aturan pertama adalah z1 dan z2 sebagai keluaran
untuk aturan kedua. Dan untuk mendapatkan keluaran akhir digunakan konsep
rata-rata berbobot dengan persamaan berikut.
Contoh Kasus
Anda sedang makan di sebuah restoran. Ada
seorang pelayan yang melayani anda mulai dari menyambut kedatangan, menulis menu yang anda pesan,
mengantar makanan, sampai menyajikan
makanan.
Anda akan memberikan tips berdasarkan
kualitas pelayanan yang anda rasakan. Faktor-faktor yang
mempengaruhi penilaian anda adalah nilai pembayaran makanan
yang anda pesan dan durasi menunggu pesanan. Diketahui dalam
restoran tadi bahwa pembayaran makanan yang dibeli, terendah
adalah rp 50.000,- dan tertinggi 1.550.000,- untuk sekali kedatangan.
Sedangkah lamanya menunggu pesanan datang tercepat adalah 1
menit dan terlama 16 menit. Sedangkan tips yang biasanya anda berikan berkisar
mulai rp. 10.000,- sampai rp. 30.000,-.
Jika suatu saat, anda makan di restoran tersebut, nilai pembayaran makanan
yang anda pesan adalah rp. 600.000,- dan lamanya anda
menunggu makanan yang anda pesan adalah 12 menit. Berapakah tips yang akan anda
berikan ?
Tabel Data maksimum dan Data
minimum
Data Jumlah Satuan
Pembayaran
Tertinggi
|
1.550.000
|
Pembayaran
Terendah
|
50.000
|
Pelayanan
Tercepat
|
1
|
Pelayanan
Terlama
|
16
|
Tips
Terrendah
|
10.000
|
Tips
Terbanyak
|
30.000
|
Penyelesaian
a. Memodelkan
variabel fuzzy (Fuzzifikasi)
Ada 3 variabel fuzzy yang
akan dimodelkan, yaitu: Pembayaran, Pelayanan, dan Tips.
1. Pembayaran; terdiri
dari 2 himpunan fuzzy, yaitu RENDAH dan TINGGI. Fungsi keanggotaan
Permintaan direpresentasikan pada Gambar.
Fungsi Keanggotaan Himpunan Rendah, dan
Tinggi dari variabel Pembayaran:
Nilai keanggotaan himpunan Rendah, dan Tinggi dari
variabel
Pembayaran bisa dicari dengan:
μPembayaranRendah[600.000] = (1.550.000-600.000)/1.500.000
= 0,6333
μPembayaranTinggi[600.000] = (600.000-50.000)/1.500.000
=
0,3667
2. Pelayanan;
terdiri dari 2 himpunan fuzzy, yaitu CEPAT dan LAMA. Fungsi
keanggotaan
Pelayanan direpresentasikan pada Gambar.
Fungsi
Keanggotaan Himpunan Cepat, dan Lama dari variabel
Pelayanan:
Nilai
keanggotaan himpunan Cepat, dan Lama dari variabel
Pelayanan
bisa dicari dengan:
μPelayananCepat[12]
= (16-12)/15
= 0,267
μPelayananLama[12]
= (12-1)/15
=0,733
3.
TIPS; terdiri dari 2 himpunan fuzzy, yaitu Rendah dan Banyak.
Fungsi keanggotaan
Permintaan direpresentasikan pada Gambar.
Fungsi
Keanggotaan Himpunan Rendah, dan Banyak dari variabel
Tips:
a. INFERENSI
[R1] IF
Pembayaran Rendah And Pelayanan Lama THEN Tips Rendah;
Nilai keanggotaan anteseden untuk aturan fuzzy [R1]
yang dinotasikandengan α1 diperoleh dengan rumus sebagai berikut:
α1 = μPembayaranRendahPelayananLama
= min(μPembayaranRendah [600.000], μ PelayananLama
[12])
= min (0,633, 0,733)
= 0.6333
z1=zmax – α1(zmax – zmin) (3.11)
z1 adalah nilai z untuk aturan fuzzy [R1].
Menurut fungsi keanggotaan himpunan Tips Rendah dalam
aturan fuzzy [R1], maka nilai z1 adalah:
z1=30.000-0,633(30.000-10.000)
⇔z1=30.000‐12660
⇔z1 =17.340
[R2] IF
Pembayaran Rendah And Pelayanan Cepat THEN Tips Rendah;
Nilai keanggotaan anteseden untuk aturan fuzzy [R2]
yang dinotasikandengan α1 diperoleh dengan rumus sebagai berikut:
α2 = μPembayaranRendahPelayananCepat
= min(μPembayaranRendah [600.000], μ PelayananCepat
[12])
= min (0,633, 0,267)
= 0.267
Z2=zmax – α2(zmax – zmin)
z1 adalah nilai z untuk aturan fuzzy [R2].
Menurut fungsi keanggotaan himpunan Tips Rendah dalam
aturan fuzzy [R2], maka nilai z2 adalah:
Z2=30.000-0,267 (30.000-10.000)
⇔z2=30.000‐5340
⇔z2=24660
[R3] IF
Pembayaran Tinggi And Pelayanan Lama THEN Tips Banyak;
Nilai keanggotaan anteseden untuk aturan fuzzy [R3]
yang dinotasikandengan α3 diperoleh dengan rumus sebagai berikut:
α3 = μPembayaranTinggiPelayananLama
= min(μPembayaranTinggi [600.000], μ PelayananLama
[12])
= min (0,367, 0,733)
= 0.367
z3=zmax – α3(zmax – zmin)
z3 adalah nilai z untuk aturan fuzzy [R3].
Menurut fungsi keanggotaan himpunan Tips Banyak dalam
aturan fuzzy [R3], maka nilai z3 adalah:
z3=30.000-0,367 (30.000-10.000)
⇔z3=30.000‐7340
⇔z3=22660
[R4] IF
Pembayaran Tinggi And Pelayanan Cepat THEN Tips Banyak;
Nilai keanggotaan anteseden untuk aturan fuzzy [R3]
yang dinotasikandengan α3 diperoleh dengan rumus sebagai berikut:
α4 = μPembayaranTinggiPelayananLama
= min(μPembayaranTinggi [600.000], μ
PelayananCepat[12])
= min (0,367, 0,267)
= 0.267
z4=zmax – α4(zmax – zmin)
z4 adalah nilai z untuk aturan fuzzy [R3].
Menurut fungsi keanggotaan himpunan Tips Banyak dalam
aturan fuzzy [R3], maka nilai z3 adalah:
z4=30.000-0,267 (30.000-10.000)
⇔z4=30.000‐5340
⇔z4=24660
b. Menentukan Output Crisp (Deffuzzyfikasi)
Pada metode Tsukamoto, untuk
menentukan output crisp digunakan defuzifikasi rata-rata
terpusat, yaitu:
Demikianlah
blog ini saya tulis, semoga apa yang saya paparkan dalam blog kali ini dapat
membantu bagi para pembaca. Terima Kasih.









